Apa itu Seni, Fungsi Seni, dan Aliran Seni

Seni menjadi salah satu pilar penting yang ikut mewarnai kehidupan. Secara sederhana, seni adalah curahan hati yang menjadi satu dalam wadah untuk mengembangkan bakat. Tak jarang, seni juga bisa menjadi identitas suatu daerah dan berguna bagi sebagian masyarakat. Kehadiran dan tujuan seni adalah sebagai bentuk penciptaan karya (creative process) menjadi tumpuan utama yang memberikan arah ke mana sebuah karya seni nantinya akan dibawa. Didukung oleh 'niat' (rasa & karsa), maka tujuan dan fungsi karya seni menjadi ‘pengawal’ proses kreatif penciptaan karya seni sampai jadi, dan berfungsi optimal sesuai tujuan utama penciptaannya.

Dirangkum dari Dosenpendidikan.co.id, seni adalah proses pemikiran yang diproses manusia, dan merupakan sinonim dari ilmu. Hal yang cukup sulit dalam seni adalah bentuk penjelasan. Masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntun kerjanya.

"Seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu (bermutu dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, fungsinya, bentuknya, makna dari bentuknya, dan sebagainya), seperti tari, lukisan, ukiran". 

 

Seni juga dapat dijelaskan sebagai hasil ungkapan rasa keindahan, kebahagiaan, kesedihan, yang wujudnya dapat berupa lukisan, gambar, patung, dan sebagainya. Sementara dari arti katanya "seni" berasal dari kata sani yang artinya jiwa yang luhur atau ketulusan jiwa. Sedangkan menurut kajian ilmu di Eropa, "art" artinya kurang lebih adalah pembuatan barang atau karya yang mengekspresikan perasaan.

Fungsi Seni
Seni mempunyai fungsi sebagai media hiburan yang umumnya berupa tontontan audio, visual, maupun audio visual. Berbagai macam karya seni seperti seni musik, seni tari, maupun seni teater tentu saja menghadirkan unsur hiburan yang dapat memberi rasa kepuasan dan kesenangan bagi para penikmatnya.

Aliran Seni
Adapun macam-macam aliran seni antara lain:
  • Klasisisme, disebut juga neoklasisme, yaitu aliran seni rupa bangunan, tata ruang, dan sastra yang mengacu pada bentuk yang antik atau klasik abad ke-18.
  • Naturalisme, berupaya menerapkan pandangan jujur, akurat, dan mirip agar tampat natural.
  • Realisme merupakan aliran yang mengangkat peristiwa keseharian banyak orang atau masyarakat luas.
  • Ekspresionisme, adalah aliran seni yang mengutamakan pengungkapan jiwa seniman pada sebuah ciptaan, bukan dari peniruan alam dunia.
  • Impresionisme, merupakan aliran yang mendasarkan penciptaan karya dari apa yang dihayati dan dilihat berdasarkan pencahayaan dan proses terjadinya warna.

Comments

Popular Posts